Berang-berang bernama Bobi sangat pandai membuat bendungan di sungai.
Namun, ia sangat rakus dan selalu ingin memiliki lebih dari yang ia butuhkan.
Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep
learning
Kunjungi Link mewarnai: gambar
profesi
Bobi
sudah memiliki bendungan besar, tetapi ia terus memotong pohon dan menumpuknya.
"Bendungan ini harus lebih besar dan lebih tinggi dari milik Berang-berang
lain!" pikir Bobi.
Ia
menumpuk balok kayu hingga bendungannya terlalu besar dan tidak stabil. Ia
tidak mendengarkan peringatan dari Katak yang tahu tentang
aliran air.
Suatu
malam, hujan turun sangat deras. Bendungan Bobi yang terlalu tinggi dan rapuh
tidak kuat menahan air. Bruk! Bendungan itu jebol dan air bah
melanda sarang Bobi, menghancurkan segalanya.
Bobi
kehilangan rumahnya dan harus mulai membangun dari awal. Ia sadar, keserakahan dan
tidak mau mendengarkan nasihat baik dari teman-teman hanya akan membawa kerugian
besar.
|
Pesan Moral |
Jangan
bersikap serakah. Ambil secukupnya, dan dengarkan nasihat orang lain yang
lebih mengerti. |
|
Soal |
1. Apa
yang dibuat oleh Berang-berang Bobi? |
|
2. Apa
tujuan Bobi membuat bendungan terlalu besar? |
|
|
3. Siapa
yang memperingatkan Bobi tentang aliran air? |
|
|
4.
Peristiwa alam apa yang menghancurkan bendungan? |
|
|
5. Apa
akibat dari keserakahan Bobi? |
|
|
Jawaban |
1.
Bendungan. 2. Agar lebih besar dari milik Berang-berang lain (serakah). 3.
Katak. 4. Hujan deras. 5. Bendungannya jebol/rumahnya hancur. |