Segala puji
hanya milik Allah SWT. Shalawat dan salam
selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW. Berkat limpahan dan
rahmat-Nya penyusun mampu
menyelesaikan tugas ini guna memenuhi tugas “Fenomena
Atmosfer”
Dalam penyusunan tugas atau
materi ini, tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun saya menyadari
bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan,
dorongan, dan bimbingan orang tua, sehingga kendala – kendala yang saya hadapi
teratasi
Semoga buku ini dapat
memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada
pembaca khususnya para siswa – Siswi SMAN 1
Sugihwaras. Saya sadar bahwa Makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari
sempurna. Untuk itu, kepada guru pembimbing saya
meminta masukannya demi perbaikan pembuatan Kliping saya di masa
yang akan datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para
pembaca.
Penyusun
DAFTAR ISI
Sampul
Kata Pengantar
Daftar Isi
|
1 |
Aurora
Borealis……..................................................................................................... |
1 |
|
2 |
Sun Pillars/ Pilar
Matahari............................................................................................ |
1 |
|
3 |
Virga………………..…..
...........................................................................................
|
1 |
|
4 |
Mirages/Fatamorgan .................................................................................................. |
2 |
|
5 |
Mammatus Clouds/awan Mammatus........................................................................... |
2 |
|
6 |
Fire Whirls/Pusaran Api……....................................................................................... |
2 |
|
7 |
Belt Of Venus……………
.......................................................................................
|
3 |
|
8 |
Pelangi…………………………...............................................................................
|
3 |
|
9 |
Aurora….. .................................................................................................................. |
14 |
|
10 |
Sun Dog..………......................................................................................................... |
15 |
1. Aurora Borealis
Pada belahan dunia selatan juga
dikenal dengan nama Aurora Australis, Aurora Borealis adalah partikel
bermuatan listrik dari matahari yang telah mencapai bagian teratas atmosfir
bumi dan menjadi sangat aktif. Aurora biasanya sering terlihat di daerah dekat
kutub dan pada waktu dimana siang dan malam sama panjang.
2. Sun Pillars /
Pilar Matahari
Sun pillars / pilar matahari timbul ketika
matahari yang tenggelam memantulkan tinggi awan es pada lapisan yang berbeda.
Hal ini menghasilkan pilar cahaya yang tinggi menjulang hingga ke langit.
sangat mungkin juga untuk menyaksikan moon pilar atau pilar bulan.
3. Virga
Virga adalah fenomena yang terjadi
saat kristal es di awan jatuh, namun menguap sebelum menyentuh tanah. Virga
muncul seperti ekor / jejak dari awan yang menggapai permukaan tanah,
kadangkala membentuk awan seperti ubur-ubur.
4. Mirages /
Fatamorgana
Fatamorgana muncul ketika cahaya terbias dan menghasilkan
gambar dari suatu object atau langit padahal sebenarnya tidak ada. Fenomena ini
biasanya terjadi di permukaan panas, seperti jalan aspal atau gurun pasir.
5. Mammatus Clouds / Awan Mammatus
Bentuk awan yang aneh ini sering
diasosiasikan dengan badai, dan tidak dapat dimengerti sepenuhnya bagaimana
awan ini terbentuk.
6. Fire Whirls / Pusaran Api
Fire whirls / pusaran api adalah tornado yang berputar terlalu dekat
dengan kebakaran hutan atau pusaran yang terbentuk karena terdapat terlalu
banyak panas di area tersebut.
7. Belt of Venus
The Venus Belt / Sabuk Venus adalah fenomena
yang muncul pada saat senja yang berdebu ketika sekumpulan langit kemerahan dan
kecoklatan muncul diantara langit dan cakrawala.
8. Pelangi
Pelangi
sendiri merupakan fenomena alam berbentuk setengah lingkaran di udara yang
terdiri dari 7 spektrum warna. Lingkaran ini terjadi saat sinar matahari
mengenai partikel-partikel air yang ada di udara. Partikel-partikel air yang
tipis dan tembus ini kemudian berfungsi sebagai prisma yang memantulkan dan
membiaskan spektrum warna yang terdapat pada cahaya matahari.
9. Aurora
Satu
lagi spektrum warna indah yang ada di langit yaitu aurora. Sayangnya, fenomena
alam yang satu ini hanya bisa kita lihat di sekitar kutub utara dan kutub
selatan, Quipperian.
Aurora
merupakan fenomena alam seperti pancaran cahaya yang menyala-nyala dan biasanya
secara kasat mata terlihat berwarna hijau, biru, atau merah. Fenomena ini
terjadi di lapisan ionosfer dari sebuah planet (dalam hal ini planet bumi)
karena adanya interaksi antara medan magnetik planet bumi dengan
partikel-partikel bermuatan listrik dari bintik-bintik matahari (sun spots).
Di
bumi medan magnetik yang paling dekat dengan matahari adalah kutub utara dan
kutub selatan. Maka, hanya di kedua kutub itulah fenomena aurora bisa terjadi.
Untuk aurora yang ada di kutub utara biasa dikenal dengan nama Aurora Borealis
(Cahaya Utara), sedangkan aurora yang ada di kutub selatan dikenal dengan nama
Aurora Australis (Cahaya Selatan).
10. Sun Dog
Fenomena
yang satu ini jangan diartikan secara literal ‘matahari anjing’, ya. Dalam
bahasa Inggris, dog secara verb memiliki arti ‘mengikuti’. Nah, begitu juga
fenomena alam yang satu ini. Sun dog dikenal juga dengan nama parhelion,
matahari semu, atau matahari bayangan.
Jadi,
saat fenomena sun dog terjadi, kalian bisa melihat seakan-akan di langit ada
lebih dari 1 matahari yang menyinari bumi. Tapi, sebenarnya bukan matahari sungguhan.
Matahari lainnya itu hanyalah bayangan atau pantulan dari matahari yang
sesungguhnya.
Fenomena
atmosferik yang satu ini bisa terjadi di mana saja, tetapi sayangnya sangat
amat jarang terjadi. Biasanya sun dog terjadi saat matahari berada di posisi
yang lebih rendah di langit seperti saat terbit atau terbenam.
Sun
dog terjadi ketika cahaya matahari yang bersinar menembus kumpulan lempeng es
kristal hexagonal yang tersusun secara horizontal di langit. Nah, cahaya ini
kemudain dibelokkan dengan sudut minimum 22 derajat sehingga terlihat matahari
seperti ada lebih dari satu.