Dibawah
ini disajikan sejumlah jenis musik tradisi yang diantaranya masih murni dan
masih merupakan musik tradisi daerah yang memerlukan pengembangan yang lebih
lanjut.
1.
Musik Goong Renteng
Seperangkat
gamelan goong renteng disebut juga kesenian gamelan Mbah Bandong. Kesenian
tersebut berasal dari desa Lebakwangi Batukarut kecamatan Pameungpeuk, Provinsi
Jawa Barat. Fungsi kesenian ini digunakan khusus untuk upacara Muludan/Maulid
Nabi. Gamelan goong renteng terdiri dari instrumen bonang, saron, kecrek, beri,
goong, dan kendang. Adapun lagu yang dibawa di antaranya lagu sodom, lagu
seserengan, lagu pucung lingkup, dan lagu pangkur. Bentuk gamelan goong renteng
ini sebenarnya merupakan sempalan dari jenis musik gamelan yang berkembang di
Jawa Barat, yang kemudian diberi nuansa khusus kedaerahan yang kental menjadi
ciri khas daerah.
Contoh
lirik lagu:
Lirik Lagu “Majalengka
Mapag Bagja”
Duh..lembur nu nineung
padumukan di lingkung ku gunung
sawah lega jeung palawija
nagri endah lilimpahan bagja
kota angin sumebar kasohor
rambut kasih nya nu ngababakna
Duh..nyi rambut kasih
sindangkasih babad tanah nagri
mapay taun ngudag kabagja’an
pangwangunan di sagala widang
keur rahayat sakabehanana
majalengka mapag kabagja’an
Reff:
Majalengka bersih lingkungana
jeung gemilang dina prestasina
mantap dina tatanan nana
napak dina agamana
Majalengka sopan tabe’at na
jeung saluyu kahirupanana
agrobisnis andelan nana
di rarojong ku rahayatna..
2. Musik Senandung Jolo
Senandung jolo
merupakan salah satu musik tradisional yang ada di provinsi Jambi, terutama
yang ada di kecamatan Muara Sabak Kabupaten Jabuk Timur. Senandung Jolo ini
biasanya diadakan pada saat orang turun ke sawah yang sering disebut sebagai
manunggal padi. Pada saat manunggal padi tersebut, para pemuda dan pemudi
mengungkapkan isi hatinya dengan mengucapka pantun secara bergantian yang
diiringi dengan musik yang terdiri dari alat alat musik kulintang kayu, biola,
gendang satu, gendang dua, serta gong.
Contoh
lirik lagu:
Batanghari
Batanghari
aeknyolah tenang
Biakpun tenang deraslah ketepi
Anaklahnyo Jambi jangan lah di kenang
Siang tebayang bamimpi malam lah bamimpi
Anaklah Jambi jangan lah di kenang
Siang tebayang bamimpi malam lah bamimpi
Jalanlah jalan ke Ojong Jabong
Singgah sebentar di Penyaguan
Oy rindu dan dendam dik oy idaklah tetanggong
Budi setitik kenang jadilah kenangan
Rindu dan dendam dik oy idaklah tetanggong
Budi setitik kenang jadilah kenangan
Pegi besantai
ke Tanggo Rajo
Nampaklah jelas Jambi Seberang
Maulah ku pinang dek oy apolah kan dayo
Sudahlah nasib orang diambeklah orang
Maulah ku pinang dek oy apolah kan dayo
Sudahlah nasib orang diambeklah orang
Batanghari kebanggaan Jambi
Sungai tepanjang sebatas negeri
Pojoklahnyo hati dek oy bawaklah menari
Mari berjoget lagu si Batang Hari
Pojoklah hati dek oy bawaklah menari
Mari berjoget lagu si Batang Hari
3. Musik Gaghahanggase
Gaghahanggase adalah
salah satu musik tradisional masyarakat Sangihe Talaud yang sudah lama hidup
dan berkembang di kalangan anak anak. Musik Gaghahanggase merupakan panduan
dari beberapa jenis alat musik baik yang sifatnya diatonis maupun non diatonis.
Masing masing instrumen yang mendukung musik gaghahanggase adalah musik bambu,
musik kentel/tunuta, musik seheng, musik tateng korang, musik tagonggong, musik
tambur, musik kalikitong, musik behongang, dan musik karoncongang/juk kecil.
Dalam penyajiannya musik ini didukung oleh vokal pria maupun wanita, dengan
membawakan lagu lagu daerah maupun lagu nasional.
Contoh
lirik lagu:
Oh
Mawu Rendingane
Oh Mawu Rendingane
I kami manga elang
Su tempo kadentane
Oh Mawu kaselaheng
Bae darodo matelang
Tembonang kawanua
Aha ko su raleng U
Suhi su kapulu-Nu
4. Musik Tradisi Krombi
Musik
Krombi berasal dari pantai Irian Jaya, berasal dari kata nai krombi, yang
artinya memetik atau mempermainkan. Alat musik Krombi terbuat dari bambu,
dimainkan terpadu dengan alat musik tradisional diantaranya piko, nailavos, fu
akuika, karapra, dan tifa. Fungsi musik ini sebagai hiburan, upacara adat
maupun upacara keagamaan.
Contoh
lirik lagu:
E Mambo
Simbo
E Mambo Simbo
E ... Mambo Simbo
Mambo Simbo
E Mambo Simbo
E ... Mambo Simbo
Mambo Simbo
Mambo yaya yaya e ...
Mambo yaya yaya e
Mambo yaya yaya e ...
Mambo yaya yaya e
5. Musik Tabuh Salimpat
Musik
ini merupakan musik tradisional daerah Lampung yang hingga saat ini masih hidup
dan berkembang di daerah masyarakat pendukungnya. Tabuh salimpat menggunakan
alat musik tabuh dan alat musik petik. Didalam penampilan musik ini, instrumen
yang paling menonjol adalah instrumen kerenceng dan gambus lunik.
Contoh
lirik lagu:
Cangget
Agung
Sesat agung sai wawai
Talo butabuh takhi cangget
Gawi adat tanno tegow
cakak pepadun
Adat budayo Lampung
Nayah temon ragom wawai no
Jepana, gerudo no
rata sebatin
Cangget agung 2x
Muli batangan
Dilom kutomaro 2x
Mejeng busanding
Gawi adat lampung 2x
Jak zaman tohow
Lapah kham jamo-jamo
Ngelestariko adat lampung