PANDUAN LENGKAP MENGGUNAKAN GOOGLE KEYWORD PLANNER UNTUK RISET KATA KUNCI BLOG

 


Apa Itu Google Keyword Planner?

Google Keyword Planner adalah alat gratis dari Google Ads yang dirancang untuk membantu pengiklan menemukan kata kunci. Namun, blogger dan praktisi SEO juga memanfaatkannya untuk:

  • Menemukan ide topik artikel
  • Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep learning
  • Kunjungi Link mewarnai: gambar profesi

  • Melihat volume pencarian bulanan
  • Mengukur tingkat persaingan kata kunci
  • Mengetahui tren pencarian
  • Menentukan prioritas konten

Persiapan Sebelum Menggunakan Keyword Planner

1. Buat Akun Google Ads

  1. Kunjungi Google Ads
  2. Login menggunakan akun Google.
  3. Ikuti proses pembuatan akun.
  4. Jika diminta membuat kampanye iklan, pilih opsi untuk membuat akun tanpa menjalankan kampanye (jika tersedia).

Cara Mengakses Keyword Planner

  1. Login ke Google Ads.
  2. Klik menu Tools (ikon kunci inggris).
  3. Pilih Keyword Planner.

Anda akan menemukan dua fitur utama:

Discover New Keywords

Digunakan untuk mencari ide kata kunci baru.

Get Search Volume and Forecasts

Digunakan untuk melihat volume pencarian dan prediksi performa kata kunci yang sudah dimiliki.

Metode 1: Menemukan Ide Kata Kunci Blog

Misalnya Anda memiliki blog tentang kuliner.

Langkah-Langkah

  1. Pilih Discover New Keywords.
  2. Masukkan kata kunci utama:

Contoh:

  • resep ayam
  • masakan rumahan
  • makanan sehat
  1. Klik Get Results.

Google akan menampilkan ratusan ide kata kunci terkait.

Contoh hasil:

Kata Kunci

Volume Pencarian

resep ayam kecap

10K-100K

resep ayam goreng

10K-100K

resep ayam pedas

1K-10K

resep ayam sederhana

1K-10K

Memahami Data yang Ditampilkan

1. Average Monthly Searches

Menunjukkan rata-rata jumlah pencarian per bulan.

Contoh:

  • 100–1K
  • 1K–10K
  • 10K–100K

Semakin besar angkanya, semakin tinggi potensi trafik.

2. Competition

Menunjukkan tingkat persaingan pengiklan.

Biasanya terdiri dari:

  • Low
  • Medium
  • High

Untuk blog baru, fokus pada:

  • Volume cukup tinggi
  • Competition Low atau Medium

3. Top of Page Bid

Menunjukkan nilai iklan per klik.

Semakin tinggi nilainya:

  • Biasanya kata kunci lebih bernilai
  • Potensi menghasilkan pendapatan lebih besar

Contoh:

"asuransi mobil" memiliki nilai lebih tinggi dibanding "gambar mobil".

Cara Memilih Kata Kunci untuk Blog

Gunakan kombinasi berikut:

Volume pencarian cukup tinggi

Persaingan rendah

Relevan dengan niche blog

Memiliki niat pencarian yang jelas

Fokus pada Long Tail Keyword

Long tail keyword adalah kata kunci yang lebih panjang dan spesifik.

Contoh:

Kata kunci umum:

  • laptop gaming

Long tail:

  • laptop gaming terbaik untuk desain grafis
  • laptop gaming murah dibawah 10 juta

Keunggulan:

  • Persaingan lebih rendah
  • Lebih mudah ranking
  • Konversi lebih tinggi

Cara Mencari Long Tail Keyword

Masukkan kata kunci utama:

"blog"

Kemudian cari variasi:

  • cara membuat blog
  • cara membuat blog gratis
  • cara membuat blog di hp
  • cara membuat blog untuk pemula

Setiap variasi dapat menjadi satu artikel terpisah.

Menggunakan Filter Keyword Planner

Keyword Planner menyediakan filter untuk mempersempit hasil.

Berdasarkan Lokasi

Contoh:

  • Indonesia
  • Jawa Timur
  • Jakarta

Berguna untuk blog lokal.

Berdasarkan Bahasa

Pilih:

  • Bahasa Indonesia
  • English

Sesuai target pembaca.

Berdasarkan Volume

Contoh:

  • Minimal 1.000 pencarian per bulan

Agar hanya muncul kata kunci potensial.

Analisis Kompetitor dengan Keyword Planner

Masuk ke:

Discover New Keywords → Start With a Website

Masukkan URL kompetitor.

Contoh:

  • Blog resep
  • Blog teknologi
  • Blog kesehatan

Google akan menampilkan kata kunci yang relevan dengan website tersebut.

Ini sangat berguna untuk menemukan ide artikel yang sudah terbukti dicari pengguna.

 

Strategi Membuat Konten Berdasarkan Keyword

Misalnya menemukan kata kunci:

  • cara membuat blog
  • cara membuat blog gratis
  • cara membuat blog di hp

Buat struktur:

Artikel Utama

"Panduan Lengkap Cara Membuat Blog untuk Pemula"

Artikel Pendukung

  • Cara Membuat Blog Gratis
  • Cara Membuat Blog di HP Android
  • Cara Membuat Blog yang Menghasilkan Uang

Kemudian hubungkan dengan internal link.

Strategi ini membantu membangun otoritas topik.

Kesalahan yang Harus Dihindari

1. Hanya Mengejar Volume Besar

Tidak semua keyword dengan volume tinggi mudah diranking.

Contoh:

  • SEO
  • bisnis online

Biasanya sangat kompetitif.

2. Mengabaikan Search Intent

Perhatikan tujuan pencarian pengguna.

Contoh:

Keyword:
"cara membuat website"

Pengguna ingin tutorial, bukan definisi website.

3. Menargetkan Terlalu Banyak Keyword Sekaligus

Fokus:

  • 1 keyword utama
  • 3–5 keyword pendukung

Untuk setiap artikel.

Workflow Riset Keyword untuk Blogger

  1. Tentukan niche blog.
  2. Cari keyword utama di Keyword Planner.
  3. Filter volume dan kompetisi.
  4. Kumpulkan 20–50 long tail keyword.
  5. Kelompokkan berdasarkan topik.
  6. Buat kalender konten.
  7. Tulis artikel yang menjawab kebutuhan pengguna.
  8. Optimalkan SEO on-page.
  9. Pantau performa melalui Google Search Console.

Contoh Praktis

Niche: Digital Marketing

Keyword utama:

  • SEO

Keyword turunan:

  • belajar SEO
  • SEO untuk pemula
  • cara kerja SEO
  • tools SEO gratis
  • optimasi SEO website

Dari satu keyword utama, Anda dapat membuat banyak artikel yang saling terhubung dan berpotensi mendatangkan trafik organik jangka panjang.

Tips: Untuk blog baru, prioritaskan long tail keyword dengan volume pencarian yang cukup dan tingkat persaingan rendah. Strategi ini biasanya memberikan peluang ranking lebih cepat dibanding langsung menargetkan keyword yang sangat populer.