PENJELASAN SECARA SINGKAT RIMA, BAIT DAN IRAMA PUISI

Rima adalah pengulangan bunyi pada kata (akhir/tengah/awal baris) untuk menciptakan keindahan bunyi, sedangkan irama (ritme) adalah pergantian tinggi-rendah, panjang-pendek bunyi yang teratur saat dibaca, yang keduanya menciptakan musikalitas puisi, sementara bait adalah kumpulan baris yang tersusun harmonis dalam puisi, mirip paragraf dalam prosa. Singkatnya, rima itu soal bunyi yang sama, irama itu ketukan/tempo baca, dan bait itu kelompok baris

1. Rima (Persajakan)

  • Definisi: Pengulangan bunyi yang terjadi pada kata-kata dalam puisi, baik di akhir, tengah, atau awal baris.
  • Fungsi: Memberi kesan merdu, harmonis, dan mudah diingat.
  • Contoh: Pola a-b-a-b atau a-a-b-b pada akhir baris. 

2. Irama (Ritme)

  • Definisi: Pergantian tinggi-rendah, panjang-pendek, dan keras-lembutnya bunyi dalam puisi yang teratur.
  • Fungsi: Membangun musikalisasi puisi, memberikan alur dan tempo saat dibaca.
  • Contoh: Naik turunnya suara saat membacakan puisi, penataan bunyi yang konsisten. 

3. Bait

  • Definisi: Kumpulan dari beberapa larik (baris) yang tersusun harmonis dalam puisi, membentuk satu kesatuan makna.
  • Fungsi: Mengelompokkan gagasan atau ide dalam puisi, seperti paragraf dalam prosa.
Contoh: Satu bait pantun terdiri dari empat baris.