Tikus bernama Tiko sangat pemilih dalam berteman. Ia hanya mau
bermain dengan Tikus yang paling bersih dan memiliki makanan paling enak. Ia sering
menjauhi Tikus lain yang terlihat kotor atau hanya makan
remah-remah.
Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep
learning
Kunjungi Link mewarnai: gambar
profesi
Suatu
malam, Tiko sedang menikmati sepotong keju besar di gudang. Tiba-tiba, ia
mendengar suara Ceklek! Ternyata ia terperangkap di dalam
kurungan besi. Ia menangis ketakutan.
Ia
berteriak minta tolong. Tiba-tiba, Tikus-tikus yang kotor dan sering ia jauhi
datang. Mereka tidak membalas dendam, sebaliknya, mereka bahu-membahu. Dengan
gigi-gigi mereka yang tajam, mereka menggerogoti jeruji besi kecil hingga Tiko
bisa keluar.
Tiko
sangat berterima kasih dan malu. Ia sadar, kebersihan dan kekayaan tidak
penting dalam pertemanan. Kesetiaan dan kemauan untuk menolong adalah hal yang
paling berharga dari seorang teman.
|
Pesan Moral |
Jangan
memilih-milih teman berdasarkan penampilan atau kekayaan. Nilailah teman
berdasarkan kebaikan hati dan kesetiaan mereka. |
|
Soal |
1. Apa
yang dinikmati Tiko di gudang? |
|
2. Apa
yang terjadi pada Tiko di gudang? |
|
|
3.
Mengapa Tiko sering menjauhi Tikus lain? |
|
|
4.
Bagaimana cara teman-teman Tiko menolongnya? |
|
|
5. Apa
nilai yang paling berharga dari seorang teman menurut cerita ini? |
|
|
Jawaban |
1. Keju
besar. 2. Ia terperangkap di dalam kurungan besi. 3. Karena mereka
kotor/miskin makanan. 4. Mereka menggerogoti jeruji besi dengan gigi. 5.
Kebaikan hati/kesetiaan/kemauan menolong. |