Di lapangan basket, terjadi tragedi. Bola basket kesayangan tim sekolah tiba-tiba pecah. Semua menuduh Bima, karena ia yang terakhir memegang bola.
"Aku
cuma mendribel biasa! Aku bersumpah!" bela Bima.
Aji,
yang suka menjadi detektif amatir, angkat bicara. "Tenang! Biarkan
Detektif Aji beraksi! Ada tiga kemungkinan: Sabotase, Keterlaluan, atau Kesalahan
Teknis. Bima bukan tipe Sabotase, dan mendribel tidak mungkin
Keterlaluan."
Citra
sibuk mengambil angle foto bola yang pecah. "Aku curiga
sama rumput di sini. Terlalu tajam. Bisa jadi ini Rumput Iblis,"
usul Citra sambil fokus pada filter Instagram.
Aji
lalu memeriksa rumput di sekitar Bima. Tiba-tiba, ia menemukan sesuatu.
"Bima! Lihat ini! Ada duri Landak!"
Ternyata,
bola itu memantul di dekat semak-semak tempat Landak lewat. Durinya yang tajam
menusuk bola persis saat Bima mendribel. Mereka akhirnya membersihkan nama Bima
dan menyalahkan Landak yang tidak bertanggung jawab. Bima hanya bisa menghela
napas, "Sudah kubilang, aku cuma sial."