Orientasi
Terakhir kali aku liburan, aku
berkunjung ke rumah nenek.
Rumahnya cukup keren, jauh dari
perkotaan dan sangat dekat dengan area pertanian sayur. Kakek dan nenekku
adalah seorang petani.
Aku menghabiskan dua hari
menginap di sana dan aku juga melakukan banyak hal menarik di sawah, membantu
kakekku menanam sayuran.
Pada hari pertama, aku belajar
menanam bayam. Yang aku lakukan adalah memindahkan bibit bayam dari media
penyemaian ke area penanaman.
Kukira hal itu mudah dilakukan,
ternyata, menanam bibit bayam sangat melelahkan. Aku harus memindahkannya satu
persatu dibawah terik matahari yang panas. Aku melakukannya beberapa jam
sebelum makan siang, lalu melanjutkannya sampai sore hari.
Pada malam harinya, tak ada yang
ingin kulakukan kecuali tidur. Aku sangat lelah namun yang kulakukan sangat
menyenangkan.
Aku tidak bisa bangun di pagi
harinya sampai nenekku mengetuk pintu. Dia menertawakanku karena yang aku
lakukan sebenarnya tidak seberapa jika dibandingkan dengan yang dikerjakan
petani sungguhan.
Kemudian, sebelum kami berangkat
ke sawah lagi, neneku telah menyiapkan sarapan. Setelah sarapan aku mengikuti
kakekku pergi ke sawah berikutnya.
Kami akan melakukan perawatan
rutin pada tanaman bayam yang telah berumur satu bulan. Kami menyiraminya dan
mengecek jika ada ulat atau belalang.
Reorientasi
Di hari ketiga aku harus pulang.
Aku merasa sedih karena harus meninggalkan kakek dan nenekku. Tapi tidak
apa-apa karena liburan berikutnya aku akan mengunjungi kakek neneku lagi.