Kupu-kupu Kupa memiliki sayap terindah, tetapi ia punya masalah: ia
selalu terlambat. Setiap ada janji, Kupa pasti datang paling akhir.
"Kenapa
Kupa selalu terlambat?" tanya Capung kepada Lebah.
Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep
learning
Kunjungi Link mewarnai: gambar
profesi
"Dia
terlalu sibuk mengagumi dirinya di setiap genangan air," jawab Lebah. Kupa
sangat narsis, ia menghabiskan waktu terlalu banyak untuk bercermin.
Suatu
hari, ratu Lebah mengadakan pesta madu besar di bunga matahari yang hanya mekar
selama satu jam. Semua hewan harus datang tepat waktu.
Kupa,
seperti biasa, terlambat. Ia melihat bayangannya di embun, memperbaiki posisi
antenanya, dan baru terbang. Ketika ia tiba di bunga matahari, pesta sudah
selesai. Bunga itu sudah menutup, dan madu manisnya sudah habis.
Kupa
menyesal. Ia belajar bahwa penampilan tidak sepenting
ketepatan waktu dan komitmen. Jika kamu selalu terlambat, kamu akan kehilangan
momen-momen indah.
|
Pesan Moral |
Disiplin
dan menepati waktu jauh lebih penting daripada penampilan luar. Jangan
menunda-nunda. |
|
Soal |
1. Apa
kelebihan Kupu-kupu Kupa? |
|
2. Apa
kebiasaan buruk Kupa? |
|
|
3. Apa
yang membuat Kupa terlambat datang ke pesta? |
|
|
4. Pesta
madu itu diadakan di mana? |
|
|
5. Apa
yang terjadi pada Kupa saat ia tiba di pesta? |
|
|
Jawaban |
1.
Sayapnya indah. 2. Selalu terlambat (atau: terlalu sibuk bercermin/narsis).
3. Ia bercermin terlalu lama. 4. Di bunga matahari. 5. Pesta sudah
selesai/madu sudah habis. |