Showing posts with label Fabel. Show all posts
Showing posts with label Fabel. Show all posts

FABEL: PELIKAN DAN KANTONGNYA YANG RINGAN

 


Pelikan bernama Poli sangat iri pada paruh burung lain. "Paruhku terlalu besar dan ada kantongnya! Itu membuatku terlihat bodoh," keluh Poli sambil memandang Kolibri yang paruhnya kecil dan indah.

  Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep learning

Kunjungi Link mewarnai: gambar profesi

Ia mencoba mengejar ikan tanpa menggunakan kantongnya, tetapi ia selalu kehilangan tangkapan. Kantongnya terasa sangat berat saat ia tidak menggunakannya.

Suatu hari, kebakaran kecil terjadi di tepi danau. Semua hewan panik. Mereka butuh air, tetapi tidak ada wadah untuk membawa air ke api.

Poli melihat kantong paruhnya yang besar. Ia segera terbang, mengisi kantongnya dengan air dan menyiramkan air itu ke titik api. Ia terbang bolak-balik berulang kali, menggunakan kantong yang selama ini ia benci.

Api pun padam berkat bantuan Poli. Poli sadar, kantong paruhnya itu adalah anugerah terhebat, bukan aib. Ia belajar untuk bersyukur atas apa yang ia miliki.

Pesan Moral

Jangan melihat kekurangan pada dirimu. Bersyukur atas apa yang kamu miliki, karena itu pasti memiliki manfaat besar saat dibutuhkan.

Soal

1. Apa yang membuat Pelikan Poli merasa sedih/malu?

2. Apa yang ia coba lakukan tanpa menggunakan kantongnya?

3. Bahaya apa yang terjadi di tepi danau?

4. Bagaimana cara Poli memadamkan bahaya itu?

5. Setelah kejadian itu, bagaimana perasaan Poli terhadap kantong paruhnya?

Jawaban

1. Paruhnya terlalu besar/memiliki kantong. 2. Mengejar ikan. 3. Kebakaran kecil. 4. Mengisi kantongnya dengan air dan menyiram api. 5. Ia bersyukur/merasa bangga.

FABEL: BUNGLON DAN WARNANYA YANG JUJUR

 


Bunglon bernama Buna punya kemampuan hebat untuk mengubah warna kulitnya agar sesuai dengan lingkungan. Namun, Buna adalah bunglon yang jujur. Ia hanya akan berubah warna sesuai perasaan hatinya, bukan sesuai tempat ia berdiri.

 Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep learning

Kunjungi Link mewarnai: gambar profesi

Jika Buna sedang senang, ia berwarna kuning cerah. Jika ia takut, ia menjadi biru pucat. Hewan-hewan lain, terutama Ular yang ingin memangsa, sering bingung.

Suatu pagi, Rusa meminta tolong, "Buna, tolong lihat apakah ada Ular di semak-semak!"

Buna berjalan ke semak. Warna Buna tetap kuning cerah. "Aman, Rusa! Kalau ada Ular, aku pasti sudah biru pucat," kata Buna.

Rusa pun percaya dan masuk ke semak. Benar saja, tidak ada bahaya. Buna sadar bahwa kejujuran jauh lebih penting daripada kemampuan menyamar. Karena kejujurannya, semua hewan menjadi percaya dan merasa aman di dekatnya.

Pesan Moral

Berani berkata jujur itu lebih berharga daripada kemampuan hebat apa pun. Kejujuran adalah kunci kepercayaan.

Soal

1. Apa kelebihan Bunglon Buna?

2. Kapan warna Buna berubah menjadi kuning cerah?

3. Kapan warna Buna berubah menjadi biru pucat?

4. Siapa yang meminta tolong Buna untuk melihat bahaya?

5. Mengapa Rusa memercayai Buna?

Jawaban

1. Mengubah warna kulit. 2. Saat ia sedang senang. 3. Saat ia takut. 4. Rusa. 5. Karena Buna adalah bunglon yang jujur.

FABEL: BERANG-BERANG YANG RAKUS

 


Berang-berang bernama Bobi sangat pandai membuat bendungan di sungai. Namun, ia sangat rakus dan selalu ingin memiliki lebih dari yang ia butuhkan.

 Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep learning

Kunjungi Link mewarnai: gambar profesi

Bobi sudah memiliki bendungan besar, tetapi ia terus memotong pohon dan menumpuknya. "Bendungan ini harus lebih besar dan lebih tinggi dari milik Berang-berang lain!" pikir Bobi.

Ia menumpuk balok kayu hingga bendungannya terlalu besar dan tidak stabil. Ia tidak mendengarkan peringatan dari Katak yang tahu tentang aliran air.

Suatu malam, hujan turun sangat deras. Bendungan Bobi yang terlalu tinggi dan rapuh tidak kuat menahan air. Bruk! Bendungan itu jebol dan air bah melanda sarang Bobi, menghancurkan segalanya.

Bobi kehilangan rumahnya dan harus mulai membangun dari awal. Ia sadar, keserakahan dan tidak mau mendengarkan nasihat baik dari teman-teman hanya akan membawa kerugian besar.

Pesan Moral

Jangan bersikap serakah. Ambil secukupnya, dan dengarkan nasihat orang lain yang lebih mengerti.

Soal

1. Apa yang dibuat oleh Berang-berang Bobi?

2. Apa tujuan Bobi membuat bendungan terlalu besar?

3. Siapa yang memperingatkan Bobi tentang aliran air?

4. Peristiwa alam apa yang menghancurkan bendungan?

5. Apa akibat dari keserakahan Bobi?

Jawaban

1. Bendungan. 2. Agar lebih besar dari milik Berang-berang lain (serakah). 3. Katak. 4. Hujan deras. 5. Bendungannya jebol/rumahnya hancur.

FABEL: ZEBRA DAN GARIS UNIK

 


Zebra bernama Zizi selalu sedih karena ia merasa garis-garis hitamnya aneh dan membingungkan. Ia lebih suka memiliki bulu satu warna seperti Rusa. "Aku ingin seperti yang lain," keluh Zizi kepada Burung Pelikan yang sedang memancing.

 Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep learning

Kunjungi Link mewarnai: gambar profesi

Pelikan menanggapi, "Garismu itu unik, Zizi. Mereka membuatmu istimewa!"

Zizi tidak percaya. Suatu sore, sekelompok Hyena datang dan bersembunyi di balik rumput tinggi. Mereka bersiap menyerang kawanan Zebra. Hyena adalah hewan yang sangat licik.

Namun, ketika Hyena melihat seluruh kawanan Zebra berdekatan, garis-garis hitam putih mereka menjadi satu, membuat Hyena bingung dan pusing. Mereka kesulitan menentukan mana kepala dan mana kaki.

Karena kebingungan, Hyena akhirnya menyerah dan lari. Zizi terkejut. Garis yang selama ini ia benci, ternyata adalah senjata pertahanan terbaik mereka. Zizi pun bangga menjadi dirinya sendiri.

Pesan Moral

Jangan berusaha menjadi orang lain. Keunikan dan perbedaan yang kamu miliki adalah kekuatan yang membuatmu istimewa.

Soal

1. Apa yang dimiliki Zebra Zizi sehingga ia merasa aneh?

2. Siapa yang menanggapi keluhan Zizi?

3. Hewan apa yang ingin menyerang kawanan Zebra?

4. Apa yang membuat musuh bingung?

5. Apa yang dipelajari Zizi tentang garisnya?

Jawaban

1. Garis-garis hitam putih. 2. Burung Pelikan. 3. Hyena. 4. Garis-garis Zebra yang menyatu. 5. Garisnya adalah kekuatan/keunikan.

FABEL: UNTA YANG SELALU HAUS PUJIAN

 


Unta bernama Umin hidup di gurun. Ia bisa berjalan berhari-hari tanpa air. Ia sering menyombongkan diri pada Kaktus Kato yang hanya diam di satu tempat.

"Lihat aku, Kato! Aku kuat! Aku berjalan jauh! Kamu hanya diam dan menahan duri!" kata Umin.

Kato hanya menjawab, "Aku diam, Umin, tapi aku menyimpan air untuk banyak musafir yang kehausan."

 Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep learning

Kunjungi Link mewarnai: gambar profesi

Umin yang haus pujian memutuskan untuk melakukan perjalanan yang sangat jauh dan berbahaya, hanya agar ia bisa dipuji sebagai Unta terkuat. Ia membawa beban terlalu berat dan berjalan tanpa henti.

Di tengah perjalanan, Umin kelelahan. Ia kehabisan tenaga dan air. Ia tersadar, mencari pujian dari orang lain membuat ia lupa pada batas dirinya.

Beruntung, ia kembali ke tempat Kato. Kato dengan sabar memberinya sedikit air yang ia simpan. Umin berterima kasih dan berjanji akan menggunakan kekuatannya untuk tujuan yang baik, bukan hanya untuk mencari sanjungan.

Pesan Moral

Jangan melakukan hal baik hanya untuk mencari pujian. Lakukanlah dengan tulus, dan kamu akan melihat manfaatnya bagi dirimu sendiri dan orang lain.

Soal

1. Di mana Unta Umin dan Kaktus Kato tinggal?

2. Apa kelebihan Kaktus Kato?

3. Apa yang dilakukan Umin untuk mendapatkan pujian?

4. Mengapa Umin kelelahan di tengah jalan?

5. Siapa yang menolong Umin saat ia kehausan?

Jawaban

1. Di gurun. 2. Menyimpan air. 3. Melakukan perjalanan yang sangat jauh/berbahaya. 4. Kelelahan dan kehabisan air/tenaga. 5. Kaktus Kato.

FABEL: KUPU-KUPU YANG SELALU TERLAMBAT

 


Kupu-kupu Kupa memiliki sayap terindah, tetapi ia punya masalah: ia selalu terlambat. Setiap ada janji, Kupa pasti datang paling akhir.

"Kenapa Kupa selalu terlambat?" tanya Capung kepada Lebah.

 Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep learning

Kunjungi Link mewarnai: gambar profesi

"Dia terlalu sibuk mengagumi dirinya di setiap genangan air," jawab Lebah. Kupa sangat narsis, ia menghabiskan waktu terlalu banyak untuk bercermin.

Suatu hari, ratu Lebah mengadakan pesta madu besar di bunga matahari yang hanya mekar selama satu jam. Semua hewan harus datang tepat waktu.

Kupa, seperti biasa, terlambat. Ia melihat bayangannya di embun, memperbaiki posisi antenanya, dan baru terbang. Ketika ia tiba di bunga matahari, pesta sudah selesai. Bunga itu sudah menutup, dan madu manisnya sudah habis.

Kupa menyesal. Ia belajar bahwa penampilan tidak sepenting ketepatan waktu dan komitmen. Jika kamu selalu terlambat, kamu akan kehilangan momen-momen indah.

Pesan Moral

Disiplin dan menepati waktu jauh lebih penting daripada penampilan luar. Jangan menunda-nunda.

Soal

1. Apa kelebihan Kupu-kupu Kupa?

2. Apa kebiasaan buruk Kupa?

3. Apa yang membuat Kupa terlambat datang ke pesta?

4. Pesta madu itu diadakan di mana?

5. Apa yang terjadi pada Kupa saat ia tiba di pesta?

Jawaban

1. Sayapnya indah. 2. Selalu terlambat (atau: terlalu sibuk bercermin/narsis). 3. Ia bercermin terlalu lama. 4. Di bunga matahari. 5. Pesta sudah selesai/madu sudah habis.

FABEL: PENGUIN DAN IKAN YANG SUKA BERTUKAR

 


Dua sahabat, Penguin Ping dan Ikan Iko, tinggal di kutub. Ping hebat berburu ikan di laut, sedangkan Iko, yang hidup di bawah air, sangat ahli menemukan makanan laut langka di dasar lautan.

Ping selalu menyombongkan diri, "Aku yang hebat! Aku bisa berenang di permukaan dan melihat dari atas!"

 Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep learning

Kunjungi Link mewarnai: gambar profesi

Iko membalas, "Aku lebih hebat! Aku bisa bernapas di air dan menemukan mutiara di bawah sana!"

Mereka terus bertengkar tentang siapa yang paling hebat.

Suatu hari, mereka memutuskan bertukar peran. Ping mencoba mencari makanan di dasar laut, tetapi ia terlalu cepat kehabisan napas. Iko mencoba mencari makanan di permukaan, tetapi ia tidak bisa bertahan lama tanpa air.

Keduanya gagal dan kelaparan. Mereka akhirnya saling meminta maaf. Mereka pun bekerja sama: Ping menyelam cepat untuk menangkap ikan biasa, dan Iko mencari makanan langka di dasar. Mereka sadar, bekerja sama membuat hidup lebih mudah dan menyenangkan.

Pesan Moral

Setiap orang memiliki kelebihan masing-masing. Daripada bertengkar, lebih baik bekerja sama agar semua tugas menjadi lebih mudah.

Soal

1. Di mana Penguin dan Ikan tinggal?

2. Apa keahlian Penguin Ping?

3. Apa keahlian Ikan Iko?

4. Apa yang terjadi saat mereka mencoba bertukar peran?

5. Akhirnya, apa yang mereka lakukan agar berhasil?

Jawaban

1. Di kutub. 2. Berburu ikan di laut/berenang di permukaan. 3. Menemukan makanan laut langka di dasar lautan. 4. Mereka gagal/kelaparan. 5. Bekerja sama.

FABEL: TIKUS YANG PEMILIH

 


Tikus bernama Tiko sangat pemilih dalam berteman. Ia hanya mau bermain dengan Tikus yang paling bersih dan memiliki makanan paling enak. Ia sering menjauhi Tikus lain yang terlihat kotor atau hanya makan remah-remah.

 Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep learning

Kunjungi Link mewarnai: gambar profesi

Suatu malam, Tiko sedang menikmati sepotong keju besar di gudang. Tiba-tiba, ia mendengar suara Ceklek! Ternyata ia terperangkap di dalam kurungan besi. Ia menangis ketakutan.

Ia berteriak minta tolong. Tiba-tiba, Tikus-tikus yang kotor dan sering ia jauhi datang. Mereka tidak membalas dendam, sebaliknya, mereka bahu-membahu. Dengan gigi-gigi mereka yang tajam, mereka menggerogoti jeruji besi kecil hingga Tiko bisa keluar.

Tiko sangat berterima kasih dan malu. Ia sadar, kebersihan dan kekayaan tidak penting dalam pertemanan. Kesetiaan dan kemauan untuk menolong adalah hal yang paling berharga dari seorang teman.

Pesan Moral

Jangan memilih-milih teman berdasarkan penampilan atau kekayaan. Nilailah teman berdasarkan kebaikan hati dan kesetiaan mereka.

Soal

1. Apa yang dinikmati Tiko di gudang?

2. Apa yang terjadi pada Tiko di gudang?

3. Mengapa Tiko sering menjauhi Tikus lain?

4. Bagaimana cara teman-teman Tiko menolongnya?

5. Apa nilai yang paling berharga dari seorang teman menurut cerita ini?

Jawaban

1. Keju besar. 2. Ia terperangkap di dalam kurungan besi. 3. Karena mereka kotor/miskin makanan. 4. Mereka menggerogoti jeruji besi dengan gigi. 5. Kebaikan hati/kesetiaan/kemauan menolong.

 

FABEL: LANDAK YANG RAJIN MENCATAT

 


Landak bernama Lando sangat unik. Ia selalu membawa buku catatan kecil. Setiap hari, ia mencatat semua yang dilihatnya: di mana ada buah matang, kapan sungai meluap, dan di mana ada jalan pintas baru. Hewan-hewan lain sering menertawakannya. "Landak kutu buku! Semua dicatat, padahal cuma hutan kecil!" ejek mereka.

Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep learning

Kunjungi Link mewarnai: gambar profesi

Monyet Momo, yang kuat melompat dan gesit, adalah yang paling sering mengejek.

Suatu musim, kabut tebal menyelimuti hutan selama tiga hari penuh. Semua hewan bingung dan tersesat, termasuk Momo. Mereka tidak bisa menemukan jalan pulang atau sumber makanan.

Momo teringat Landak. Ia memanggil Lando. Lando membuka catatan kecilnya. Ia bisa menunjukkan jalan pulang yang aman dan lokasi buah-buahan berdasarkan catatan yang ia buat sebelum kabut datang.

Momo dan hewan lain kagum. Mereka sadar bahwa pengetahuan dan ketelitian yang dicatat Landak jauh lebih berguna daripada sekadar kekuatan fisik.

Pesan Moral

Pengetahuan dan ketelitian (rajin mencatat) adalah kekuatan yang lebih hebat daripada hanya mengandalkan kekuatan fisik.

Soal

1. Apa benda yang selalu dibawa oleh Landak Lando?

2. Siapa yang paling sering mengejek Landak?

3. Peristiwa alam apa yang membuat hewan-hewan tersesat?

4. Apa yang dicatat Lando dalam bukunya?

5. Bagaimana Landak menolong teman-temannya?

Jawaban

1. Buku catatan kecil. 2. Monyet Momo. 3. Kabut tebal. 4. Lokasi makanan, jalan, dll. 5. Menunjukkan jalan pulang menggunakan catatannya.

 

FABEL: KUNANG-KUNANG YANG MALU

 


Kunang-kunang bernama Kiki sangat pemalu. Ia tidak suka cahaya di ekornya menyala. "Cahaya ini terlalu mencolok. Aku ingin jadi biasa saja," bisik Kiki kepada teman-temannya. Setiap kali ia terbang, ia berusaha mematikan cahayanya.

Suatu malam, seluruh hutan gelap gulita. Seekor Induk Ayam kehilangan anaknya. Ia mencarinya di semak-semak, tetapi tidak bisa melihat apa-apa. Ia mulai menangis.

Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep learning

Kunjungi Link mewarnai: gambar profesi

Kiki merasa kasihan, tetapi ia ragu untuk menyalakan cahayanya. Teman-teman Kiki mendorong, "Jangan malu, Kiki! Cahayamu sangat berguna!"

Akhirnya, Kiki memberanikan diri. Ia menyalakan cahaya kecilnya dan terbang pelan. Cahaya itu menerangi semak, dan Aha! Anak Ayam itu ditemukan sedang meringkuk kedinginan.

Induk Ayam sangat berterima kasih. Kiki pun sadar, anugerah yang ia miliki harus digunakan untuk membantu orang lain, bukan untuk disembunyikan.

Pesan Moral

Jangan pernah malu dengan kelebihanmu. Gunakan bakat yang kamu miliki untuk menjadi bermanfaat bagi orang lain.

Soal

1. Apa yang dimiliki Kunang-kunang Kiki?

2. Mengapa Kiki tidak suka menyalakan cahayanya?

3. Hewan apa yang kehilangan anaknya di kegelapan?

4. Apa yang dilakukan Kiki untuk menemukan Anak Ayam?

5. Di mana Anak Ayam itu ditemukan?

Jawaban

1. Cahaya di ekornya. 2. Ia pemalu/tidak ingin mencolok. 3. Induk Ayam. 4. Menyalakan cahayanya dan terbang. 5. Di semak-semak.

FABEL: RUBAH DAN SARANG LEBAH

 


Rubah bernama Ruru sangat lapar. Ia mencium bau manis dan menemukan sarang Lebah yang sangat besar dan penuh madu. "Aha! Aku akan memakan semua madu ini!" pikir Ruru serakah.

Ia mencoba menyentuh sarang itu, tetapi kawanan Lebah langsung keluar dan menyengatnya. Ruru kesakitan dan lari menjauh.

Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep learning

Kunjungi Link mewarnai: gambar profesi

Di sisi lain, ada Beruang bernama Bimo yang juga menyukai madu. Bimo tidak serakah. Ia mendekati sarang, lalu berteriak pelan, "Hai Lebah! Aku hanya akan mengambil sedikit di bagian paling bawah saja. Berbagi, ya?"

Kawanan Lebah melihat Bimo bersikap sopan. Mereka mengizinkan Bimo mengambil sepotong kecil madu. Ruru yang mengintai dari jauh melihat itu dan merasa malu. Ia sadar, keserakahan hanya akan mendatangkan masalah, sementara sikap sopan dan berbagi akan membuat hidup lebih mudah.

Pesan Moral

Jangan bersikap serakah. Bersikap sopan, meminta izin, dan mau berbagi akan mendatangkan kebaikan.

Soal

1. Apa yang ingin dimakan oleh Rubah Ruru?

2. Mengapa Ruru gagal mendapatkan madu?

3. Siapa nama Beruang yang juga ingin madu?

4. Apa yang dikatakan Beruang pada Lebah?

5. Apa balasan Lebah untuk Beruang?

Jawaban

1. Madu. 2. Ia disengat Lebah (karena serakah). 3. Bimo. 4. Meminta izin dan berjanji hanya mengambil sedikit. 5. Mengizinkan Beruang mengambil madu.

 

FABEL: BURUNG HANTU YANG SELALU MENGELUH

 


Burung Hantu bernama Hulu selalu mengeluh tentang kegelapan malam. "Mengapa aku harus bangun saat semua tidur? Aku benci malam yang gelap," keluhnya kepada Kelelawar Keli.

Keli tersenyum. "Justru di malam hari kita yang paling berguna, Hulu. Kita bisa melihat hal yang tidak terlihat di siang hari," kata Keli.

Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep learning

Suatu malam, seluruh hutan tertidur pulas. Tiba-tiba, api kecil muncul di semak-semak. Hanya Hulu yang melihatnya dengan matanya yang tajam di kegelapan.

"Api! Api!" teriak Hulu kencang. Hulu terbang rendah, membuat tiupan angin dari sayapnya memadamkan api kecil itu sebelum sempat membesar.

Semua hewan terbangun dan berterima kasih pada Hulu. Hulu terkejut, ia baru menyadari bahwa matanya yang tajam di malam hari adalah anugerah, bukan kutukan. Sejak saat itu, Hulu tidak lagi mengeluh dan bangga dengan tugasnya menjaga malam.

Pesan Moral

Berhenti mengeluh tentang dirimu. Setiap hal yang kita miliki pasti punya manfaat hebat, jika kita mau melihatnya.

Soal

1. Apa yang selalu dikeluhkan oleh Burung Hantu Hulu?

2. Siapa teman Hulu yang tidak mengeluh tentang malam?

3. Kapan Burung Hantu harus bangun/beraktivitas?

4. Apa yang dilihat Hulu di tengah malam?

5. Kekuatan apa yang dimiliki mata Hulu?

Jawaban

1. Kegelapan malam (atau: harus bangun saat malam). 2. Kelelawar Keli. 3. Malam hari. 4. Api kecil di semak-semak. 5. Sangat tajam di kegelapan.

FABEL: JERAPAH YANG SUKA BERBOHONG

 

Jerapah bernama Jojo memiliki leher yang sangat panjang, memudahkannya melihat jauh. Namun, Jojo suka sekali berbohong.

Saat dia melihat Kelinci sedang mencari wortel di padang rumput, Jojo berteriak, "Kelinci! Jangan ke sana! Ada harimau di balik pohon! Cepat lari!" Kelinci panik dan lari. Padahal, tidak ada harimau sama sekali, Jojo hanya ingin membuat Kelinci berlari.

Kunjungi link perangkat pembelajaran: deep learning

Keesokan harinya, Jojo benar-benar melihat seekor Serigala mengintai dari kejauhan. Serigala itu bersiap menangkap kawanan Rusa yang sedang minum.

"Rusa! Bahaya! Ada Serigala datang!" teriak Jojo sungguhan.

Tapi kali ini, tidak ada satu pun hewan yang percaya. "Ah, Jojo berbohong lagi! Dia kan sering menipu," bisik Rusa-rusa itu.

Karena tidak ada yang percaya, Serigala berhasil menangkap salah satu Rusa. Jojo sangat menyesal karena kebiasaan berbohongnya membuat perkataannya yang benar tidak lagi dipercaya.

Pesan Moral

Jangan pernah berbohong, meskipun hanya iseng. Sekali kamu berbohong, orang akan sulit memercayaimu, bahkan saat kamu berkata jujur.

Soal

1. Apa kelebihan Jerapah Jojo?

2. Apa kebiasaan buruk Jojo?

3. Siapa yang pertama kali ditipu oleh Jojo?

4. Hewan apa yang benar-benar dilihat Jojo mengintai?

5. Apa akibat dari kebiasaan buruk Jojo?

Jawaban

1. Lehernya panjang (bisa melihat jauh). 2. Suka berbohong/menipu. 3. Kelinci. 4. Serigala. 5. Tidak ada yang memercayainya.