Sasa bergerak
dengan hati-hati, menggunakan setiap celah kecil dan daun kering sebagai
penyamaran. Jantungnya berdebar kencang setiap kali Bruno bergerak atau
mendengus. Akhirnya, ia berhasil mencapai batang pohon beringin dan mulai
memanjat. Semakin tinggi, semakin dekat ia dengan sarang tawon yang
menggantung. Tawon-tawon itu tampak sibuk, tidak menyadari bahaya yang akan
datang. Sasa harus menggunakan seluruh kekuatannya untuk menggigit tangkai yang
menahan sarang tersebut. Tangkainya tebal dan liat. Tepat ketika tangkai itu
hampir putus, seekor tawon penjaga melihat gerakan Sasa dan mulai mengeluarkan
suara peringatan. Sasa tahu ia hanya punya beberapa detik lagi sebelum seluruh
koloni menyerangnya. Tangkai itu akhirnya putus, dan sarang tawon meluncur
jatuh ke bawah.
Apakah Sasa berhasil
menghindar tepat waktu dari tawon-tawon yang marah? Apa reaksi Bruno saat
tertimpa sarang tawon?