Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah
kita telah diberi kesempatan pada siang hari ini untuk bertemu di masjid besar
ini. Alhamdulillah kita diberi nikmat sehat yang tiada tarannya sehingga kita
dapat berkumpul untuk saling bersilaturahim.
Baiklah
saudara-saudara seiman semuannya, saya disini akan sedikit menjelaskan tentang
‘’kematian’’.
Sebagaimana firman Allah yang artinnya :
“tiap-tiap
yang berjiwa akan merasakan mati. dan Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah
disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke
dalam syurga,
Maka
sungguh ia telah beruntung. kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan
yang memperdayakan”. (QS. Ali Imran 3: 185).
Dari
ayat tersebut dijelaskan jika kematian itu pasti akan datang kepada kita, hanya
kita saja yang menunggu untuk menunggu ajal tiba. Kita sekarang ini berada
dalam kehidupan yang fana dan semu yaitu tidak kekal adannya. Hanya kehidupan
setelah mati atau akhiratlah kehidupan yang abadi.
Jika
berat amalan kebaikan maka kita akan dimasukkan ke dalam surga tapi jika lebih
berat timbangan amal buruk berarti kita akan masuk neraka. Maka beruntunglah
ketika di dunia ini kita lebih berat dalam melakukan amalan kebaikan. Tidak ada
keberuntungan yang lebih besar daripada surga.
Tapi
terkadang hal tersebut tidak kita sadari karena diri ini terlalu terhipnotis
pada kenikmatan dunia seperti harta, tahta dan wanita, padahal semua itu tidak
akan kita bawa mati. Semua itu hanyalah kesenagan yang semu. Hanyalah amalan
kita yang akan membantu kita dalam hari pertimbangan amal nanti.
Sekian
wejangan sedikit dari saya, semoga dapat memberikan segudang manfaat bagi
saudara sekalian.
Wasalamualaikum.
Warahmatullahi wabarakatuh