Beberapa minggu
berlalu, dan persahabatan Lilo dan Sasa semakin erat. Mereka sering bermain dan
mencari makan bersama. Namun, musim kemarau panjang melanda hutan. Matahari
bersinar terik setiap hari, membuat sumber air mengering dan makanan sulit
ditemukan. Para semut di koloni Sasa mulai kelaparan dan kehausan. Lilo juga
kesulitan menemukan serangga dan buah-buahan kesukaannya. Hutan yang tadinya
hijau dan subur kini menjadi kering kerontang. Kepanikan mulai melanda seluruh
penghuni hutan. Sasa datang kepada Lilo dengan wajah muram, mengabarkan bahwa ratu
semut dan banyak semut pekerja lainnya jatuh sakit karena kekurangan air. Lilo
merasa sedih dan bertekad membantu temannya. Mereka harus menemukan sumber air
baru yang tersembunyi jauh di dalam hutan, sebuah perjalanan yang sangat
berbahaya di tengah kondisi yang ekstrem ini.
Di mana mereka bisa
menemukan sumber air rahasia itu? Mampukah mereka bertahan dalam perjalanan
yang melelahkan di musim kemarau?