10 FENOMENA ATMOSFIR YANG JARANG KITA KETAHUI

 

KATA PENGANTAR

 

Segala  puji  hanya  milik  Allah SWT.  Shalawat  dan  salam  selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW. Berkat limpahan dan rahmat-Nya  penyusun mampu menyelesaikan tugas ini guna memenuhi tugas  “Fenomena Atmosfer”

Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun saya menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan, dan bimbingan orang tua, sehingga kendala – kendala yang saya hadapi teratasi

Semoga buku ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya para siswa – Siswi SMAN 1 Sugihwaras. Saya sadar bahwa Makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Untuk itu,  kepada  guru  pembimbing  saya  meminta  masukannya  demi  perbaikan  pembuatan          Kliping saya  di  masa  yang  akan  datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.

 

 

 

 

 

 

 

Penyusun



 

 

 


 

DAFTAR ISI

Sampul

Kata Pengantar

Daftar Isi

 

1

Aurora Borealis…….....................................................................................................

1

2

Sun Pillars/ Pilar Matahari............................................................................................

1

3

Virga………………..….. ...........................................................................................

1

4

Mirages/Fatamorgan ..................................................................................................

2

5

Mammatus Clouds/awan Mammatus...........................................................................

2

6

Fire Whirls/Pusaran Api…….......................................................................................

2

7

Belt Of Venus…………… .......................................................................................

3

8

Pelangi………………………...............................................................................

3

9

Aurora….. ..................................................................................................................

14

10

Sun Dog..……….........................................................................................................

15


 

1. Aurora Borealis

Pada belahan dunia selatan juga dikenal dengan nama Aurora Australis, Aurora Borealis adalah partikel bermuatan listrik dari matahari yang telah mencapai bagian teratas atmosfir bumi dan menjadi sangat aktif. Aurora biasanya sering terlihat di daerah dekat kutub dan pada waktu dimana siang dan malam sama panjang.

2. Sun Pillars / Pilar Matahari

Sun pillars / pilar matahari timbul ketika matahari yang tenggelam memantulkan tinggi awan es pada lapisan yang berbeda. Hal ini menghasilkan pilar cahaya yang tinggi menjulang hingga ke langit. sangat mungkin juga untuk menyaksikan moon pilar atau pilar bulan.
3. Virga

Virga adalah fenomena yang terjadi saat kristal es di awan jatuh, namun menguap sebelum menyentuh tanah. Virga muncul seperti ekor / jejak dari awan yang menggapai permukaan tanah, kadangkala membentuk awan seperti ubur-ubur.

4. Mirages / Fatamorgana

Fatamorgana muncul ketika cahaya terbias dan menghasilkan gambar dari suatu object atau langit padahal sebenarnya tidak ada. Fenomena ini biasanya terjadi di permukaan panas, seperti jalan aspal atau gurun pasir.
5. Mammatus Clouds / Awan Mammatus

Bentuk awan yang aneh ini sering diasosiasikan dengan badai, dan tidak dapat dimengerti sepenuhnya bagaimana awan ini terbentuk.

6. Fire Whirls / Pusaran Api 

Fire whirls / pusaran api adalah tornado yang berputar terlalu dekat dengan kebakaran hutan atau pusaran yang terbentuk karena terdapat terlalu banyak panas di area tersebut.
7. Belt of Venus

The Venus Belt / Sabuk Venus adalah fenomena yang muncul pada saat senja yang berdebu ketika sekumpulan langit kemerahan dan kecoklatan muncul diantara langit dan cakrawala.

8. Pelangi

Pelangi sendiri merupakan fenomena alam berbentuk setengah lingkaran di udara yang terdiri dari 7 spektrum warna. Lingkaran ini terjadi saat sinar matahari mengenai partikel-partikel air yang ada di udara. Partikel-partikel air yang tipis dan tembus ini kemudian berfungsi sebagai prisma yang memantulkan dan membiaskan spektrum warna yang terdapat pada cahaya matahari.


 

9. Aurora

Satu lagi spektrum warna indah yang ada di langit yaitu aurora. Sayangnya, fenomena alam yang satu ini hanya bisa kita lihat di sekitar kutub utara dan kutub selatan, Quipperian.

Aurora merupakan fenomena alam seperti pancaran cahaya yang menyala-nyala dan biasanya secara kasat mata terlihat berwarna hijau, biru, atau merah. Fenomena ini terjadi di lapisan ionosfer dari sebuah planet (dalam hal ini planet bumi) karena adanya interaksi antara medan magnetik planet bumi dengan partikel-partikel bermuatan listrik dari bintik-bintik matahari (sun spots).

Di bumi medan magnetik yang paling dekat dengan matahari adalah kutub utara dan kutub selatan. Maka, hanya di kedua kutub itulah fenomena aurora bisa terjadi. Untuk aurora yang ada di kutub utara biasa dikenal dengan nama Aurora Borealis (Cahaya Utara), sedangkan aurora yang ada di kutub selatan dikenal dengan nama Aurora Australis (Cahaya Selatan).

10. Sun Dog

Fenomena yang satu ini jangan diartikan secara literal ‘matahari anjing’, ya. Dalam bahasa Inggris, dog secara verb memiliki arti ‘mengikuti’. Nah, begitu juga fenomena alam yang satu ini. Sun dog dikenal juga dengan nama parhelion, matahari semu, atau matahari bayangan.

Jadi, saat fenomena sun dog terjadi, kalian bisa melihat seakan-akan di langit ada lebih dari 1 matahari yang menyinari bumi. Tapi, sebenarnya bukan matahari sungguhan. Matahari lainnya itu hanyalah bayangan atau pantulan dari matahari yang sesungguhnya.

Fenomena atmosferik yang satu ini bisa terjadi di mana saja, tetapi sayangnya sangat amat jarang terjadi. Biasanya sun dog terjadi saat matahari berada di posisi yang lebih rendah di langit seperti saat terbit atau terbenam.

Sun dog terjadi ketika cahaya matahari yang bersinar menembus kumpulan lempeng es kristal hexagonal yang tersusun secara horizontal di langit. Nah, cahaya ini kemudain dibelokkan dengan sudut minimum 22 derajat sehingga terlihat matahari seperti ada lebih dari satu.

 

 

10 CONTOH PERUBAHAN KIMIA dan FISIKA

 

10 CONTOH PERUBAHAN KIMIA :

1. Buah apel yang membusuk
2. Kertas yang di bakar menjadi abu
3. Pupuk kompos yang di proses dari daun kering
4. Pembakaran bahan bakar bensin pada kendaraan bermotor
5. Nasi yang basi
6. Fotosintesis
7. Kacang kedelai yang di jadikan bahan pembuatan tahu dan tempe
8. Daging yang di panggang menjadi sate
9. Pembakaran batang kayu menjadi arang

10. Pembentukan sel darah merah di sum-sum tulang

 

10 CONTOH PERUBAHAN FISIKA :

1.     Gula yang larut dalam teh

2.     Garam yang larut dalam air

3.     Pembuatan gula merah dari air nira

4.     Pembuatan gula pasir dari tebu

5.     Penyuliangan minyak bumi

6.     Pembuatan minyak kepala

7.     Es balok yang mencair menjadi air

8.     Air menguap menjadi uap

9.     Kapur barus menyublim menjadi gas

10.  Air yang membeku

10 CONTOH PERUBAHAN KIMIA dan FISIKA

 10 CONTOH PERUBAHAN KIMIA :

 

1.     Makan yang di makan dan di proses dalam tubuh makhluk hidup menjadi feses/tinja)

2.      Kulit putih menjadi hitam karena kebanyakan berjemur di bawah panas sinar matahari

3.     Susu menjadi masam karena terbentuknya zat baru, yaitu asam laktat

4.     Petasan yang meledak menghasilkan bentuk yang berbeda pada bentuk semula

5.     Kentang dan buah apel yang telah di kupas di biarkan beberapa detik, akan menghasilkan warna bintik-bintik kecoklatan.

6.     Besi menjadi karat, besi Fe menjadi Fe2O3 yang berbeda dengan besi.

7.     Singkong di buat menjadi tapai menghasilkan bentuk dan rasa yang berbeda

8.     Gula yang di panaskan menjadi cair

9.     Proses pemurnian emas menggunakan merkuri

10.  Pencampuran asam dan basa menjadi garam dan pelarut

 

CONTOH PERUBAHAN FISIKA :

 

1.     Gandum yang digiling menjadi tepung terigu

2.     Benang diubah menjadi kain

3.     Batang pohon dipotong-potong jadi kayu balok dan triplek

4.     Lelehan lilin yang dipanaskan dari bentuk padat jd cair

5.     Perubahan panjang logam yang dipanaskan

6.     Meja terbuat dari kayu

7.     Es batu berasal dari air

8.     Kue yang terbuat dari tepung

9.     Baju berasal dari kain

10. Tepung yang berasal dari beras

NARRATIVE TEXT AND GENERIC STRUCTURE: THE SMARTEST PARROT

 


 

Once upon time, a man had a wonderful parrot. There was no other parrot like it. The parrot could say every word, except one word. The parrot would not say the name of the place where it was born. The name of the place was Catano.

The man felt excited having the smartest parrot but he could not understand why the parrot would not say Catano. The man tried to teach the bird to say Catano however the bird kept not saying the word.

At the first, the man was very nice to the bird but then he got very angry. “You stupid bird!” pointed the man to the parrot. “Why can’t you say the word? Say Catano! Or I will kill you” the man said angrily. Although he tried hard to teach, the parrot would not say it. Then the man got so angry and shouted to the bird over and over; “Say Catano or I’ll kill you”. The bird kept not to say the word of Catano.

One day, after he had been trying so many times to make the bird say Catano, the man really got very angry. He could not bear it. He picked the parrot and threw it into the chicken house. There were four old chickens for next dinner “You are as stupid as the chickens. Just stay with them” Said the man angrily. Then he continued to humble; “You know, I will cut the chicken for my meal. Next it will be your turn, I will eat you too, stupid parrot”. After that he left the chicken house.

The next day, the man came back to the chicken house. He opened the door and was very surprised. He could not believe what he saw at the chicken house. There were three death chickens on the floor. At the moment, the parrot was standing proudly and screaming at the last old chicken; “Say Catano or I’ll kill you”.

Analysis the Generic Structure
Orientation: It sets the scene and introduces the participants/characters. In that parrot story, the first paragraph is the orientation where reader finds time and place set up and also the participant as the background of the story. A man and his parrot took place once time.
Complication: It explores the conflict in the story. It will show the crisis, rising crisis and climax of the story. In the parrot story, paragraph 2, 3, 4 are describing the complication. Readers will find that the man face a problem of why the parrot can not say Catano. To fix this problem, the man attempted to teach the bird. How hard he tried to teach the bird is the excitement element of the complication.
Resolution: It shows the situation which the problems have been resolved. It must be our note that “resolved” means accomplished whether succeed or fail. In the last paragraph of the smartest parrot story, readers see the problem is finished. The parrot could talk the word which the man wanted. The parrot said the word with higher degree than the man taught the word to it. That was the smartest parrot.

NARRATIVE TEXT AND GENERIC STRUCTURE: THE CROW AND THE JUG

 



On a hot day, a thirsty crow flew over a field looking for water. For a long time, she could not find any. She left very exhausted. She almost gave up.
Suddenly, she saw water jug below her. She flew straight down to see if there was any water inside. It was surprised because there was some water inside the jug.
The crow tried to push her head into the jug. Sadly she found that the neck of the jug was too narrow. Then she tried to push the jug down for the water to flow out but she found that the jug was too heavy.
The crow thought hard for a while. Then she was looking around. She saw some pebbles. She suddenly had a good idea. She started picking up the pebbles one by one, dropping it into the jug. As more and more pebbles filled the jug, the water level kept rising. Soon it was high enough for the crow to drink. “It’s working” she said.


Arti Cerita Gagak dan Botol Air dari Teks Bahasa Inggris
Pada suatu hari yang panas, seekor gagak yang haus terbang di atas lapangan mencari air. Untuk waktu yang lama, dia tidak bisa menemukan apapun. Diapun pergi dengan rasa lelah yang sangat. Dia hampir menyerah.
Tiba-tiba, dia melihat sebuah kendi air di bawahnya. Dia terbang lurus ke bawah untuk melihat apakah masih ada air didalam kendi itu. Dia terkejut ternyata masih ada air sedikit di dalam kendi.
Gagak itu mencoba untuk mendorongkan kepalanya ke dalam kendi. Sayang sekali, dia mendapati bahwa leher kendi itu terlalu sempit. Kemudian dia mencoba untuk membalikkan kendi itu dan mengalirkan airnya keluar tapi kendi itu terlalu berat.
Gagakpun berpikir keras beberapa saat. Lalu dia melihat sekeliling. Dia melihat beberapa kerikil. Dia tiba-tiba punya ide yang cemerlang. Dia mulai mengambil kerikil satu per satu, menjatuhkannya ke dalam kendi. Karena semakin banyak kerikil didalam kendi, tingkat air terus naik. Tak lama setelah itu, tingkat air didalam kendi itu sudah cukup tinggi. Burung gagak itupun bisa minum. "Berhasil" dia berkata.

Generic Structure Contoh Narrative Text Fable
1. Orientation; introducing specific participants; a crow
2. Complication; revealing a series of crisis: the thirsty crow found some water inside the jug but she could not find the way to drink it
3. Resolution; the crisis is resolve: the crow found the way to drink water from the jug by filling the jug with some pebbles.

NARRATIVE TEXT AND GENERIC STRUCTURE: THE MOUSE AND THE FROG

 



Once, there was a mouse which made of close friendship with a frog.
One day, the frog said to the mouse; “Let’s bind ourselves together with a string so that we may never get separated”. The mouse agreed. Both tied themselves together leg to leg. It went quite well on land. When they came to a small pool, it was a tragic for the mouse.
In the end, the frog kept swimming across the small pool dragging the mouse with him. Soon, the mouse drowned and floated on the surface of the pool.


Arti Cerita Tikus dan Katak dari Teks Bahasa Inggris
Suatu ketika, ada seekor  tikus yang berteman baik  dengan seekor katak.
Suatu hari, si katak berkata kepada tikus itu, “Ayo kita mengikat diri kita bersama dengan seutas tali supaya kita tidak mungkin lagi terpisahkan”. Tikus itupun menyetujui. Keduanya mengikat kakinya bersama. Hal ini berlangsung cukup baik saat masih di daratan. Ketika mereka tiba di sebuah kolam kecil, ikatan tali itu menjadi sebuah musibah bagi si tikus.
Pada akhirnya, si katak tetap berenang menyebrangi kolam kecil itu sambil menyeret tikus dengan kakinya. Maka segera saja, si tikus pun tenggelam dan mengapung di permukaan kolam itu.

Generic Structure Contoh Narrative Text Fable

1. Orientation: The frog and the mouse were in once time
2. Complication: They wanted to make “true friendship”. They didn’t want to be separated so they tied together
3. Resolution: The mouse had to pay for their “true friendship” he was drowning and floating on the pool